cool hit counter

Ekonomi Digital Jadi Tumpuan, E-commerce Didorong Raih Kinerja Positif

Shopee Promo

kobexielite.com/ – JAKARTA – Perkembangan ekonomi digital yang tumbuh pesat diyakini bisa berkontribusi dalam menjaga ekonomi Indonesia dari tekanan resesi global. Nilai ekonomi digital Indonesia selama 2021 tercatat sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara, yaitu sebesar US$ 70 miliar. Angka ini diperkirakan mampu mencapai US$ 146 miliar pada 2025. Selain itu, 40% pangsa pasar ekonomi internet Asia Tenggara berada di Indonesia.

Kinerja positif ini sejalan dengan rilisan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang menyatakan platform e-dagang (e-commerce) menjadi salah satu dari empat sektor prospektif untuk berinvestasi di Indonesia.

Kendati begitu, penyedia layanan e-commerce perlu beradaptasi untuk menunjukkan kinerja bisnis agar tetap mendapatkan kepercayaan para pemilik modal. Salah satunya meraih perolehan dana publik lewat mekanisme Initial Public Offering (IPO). Langkah ini tengah ditempuh oleh perusahaan rintisan besutan grup Djarum, PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli).

Mengusung ekosistem omnichannel terintegrasi bersama anak usahanya, tiket.com yang merupakan pionir agen perjalanan online (Online Travel Agent/OTA) di Indonesia, dan Ranch Market sebagai jaringan supermarket, Blibli optimistis dapat memberikan dampak signifikan bagi perekonomian Tanah Air lewat sektor digital.

Chief Financial Officer Blilbi, Hendry, mengatakan rencana Blibli melantai di bursa saham bukan tanpa fundamental yang kuat. Blibli fokus pada model bisnis Business to Consumer (B2C) yang mana memiliki margin usaha lebih tebal dibandingkan model Consumer to Consumer (C2C). Selain itu dari sisi kinerja, Blibli mampu mencatatkan pertumbuhan total processing value (TPV) sebesar 89,29% secara tahunan atau Rp 24,13 triliun pada semester I-2022.

“Blibli punya empat segmen dalam pembagian TPV. Pertama, 1P retail. Di sini Blibli menawarkan produk sendiri sehingga Blibli punya kontrol penuh atas harga dan margin,” paparnya dalam keterangan yang dikutip, Senin (31/10/2022)

Kedua, lanjut dia, 3P retail. Pada segmen ini, Blibli menjalin kerja sama dengan brand principal dan menjual ke pihak ketiga dalam menawarkan produk. Dia bilang, sekitar 50% dari segmen ini berasal dari perjalanan gaya hidup dan perjalanan tiket.com.

Segmen ketiga, institusi dan keempat, dari gerai fisik. Sekadar informasi, segmen gerai fisik ini baru dimulai pada Maret 2021 dengan membuka toko fisik, baru dilanjutkan akuisisi PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) atau Ranch Market.

Sementara itu, CEO & Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto, menyebutkan Ekosistem Blibli menyinergikan tiga platform unggulan, yaitu commerce (Blibli); online travel agent (OTA) dan gaya hidup (tiket.com); serta high quality supermarket chain terkemuka (Ranch Market). “Dengan demikian, Blibli dapat senantiasa fokus membangun kepercayaan, memberikan kemudahan dan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan, serta menyediakan layanan yang lebih lengkap, bermanfaat dan terintegrasi dari tiap channel dan platform di dalam ekosistem,” ujar Kusumo.

Senada, menurut temuan Frost & Sullivan dan Euromonitor pada 2022, jumlah potensi pasar (total addressable market/TAM) industri e-commerce Indonesia pada 2025 diproyeksikan bertumbuh hingga US$ 436 miliar yang terdiri dari US$ 150 miliar dari ekosistem perdagangan (commerce), US$ 41 miliar dari sektor travel dan lifestyle, serta US$ 245 miliar dari kebutuhan sehari-hari (e-groceries).

Mendorong kepercayaan iklim investasi dalam negeri Blibli menawarkan sebanyak-banyaknya sebesar 17.751.205.900 saham baru yang merupakan saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 250 setiap saham, atau sebanyak-banyaknya sebesar 15% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum saham perdana yang dikeluarkan dari portepel Blibli dan ditawarkan kepada masyarakat, dengan rentang harga penawaran sebesar Rp 410 hingga Rp 460 setiap saham.

Adapun dana hasil IPO yang diperkirakan sebanyak-banyaknya Rp 8,1 triliun akan digunakan sebagian untuk pembayaran saldo utang fasilitas, dan sisanya akan dialokasikan sebagai modal kerja dalam mendukung kegiatan usaha utama dan pengembangan usaha.

Menurut Kusumo, dalam proses IPO ini, semua saham yang ditawarkan adalah saham baru yang aksi korporasi ini bukanlah sebuah exit strategy, melainkan membuka peluang bermitra dengan pemegang saham publik untuk berbagi atau “share the upside” Blibli ke depannya.

“Dengan ekosistem yang solid dan terintegrasi kami optimis dapat menciptakan bisnis yang berkelanjutan lewat serapan pasar secara optimal. Kapabilitas Blibli mendorong bisnis yang sehat diharapkan diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor terhadap pelaku bisnis di Indonesia,” pungkas Kusumo.

”Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website investor.id. Situs https://kobexielite.com/ adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://kobexielite.com/ tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber.”

close Shopee Promo